Lewati ke konten utama
AgritaniPortal Pertanian

Mengusir Hama Walang Sangit pada Padi: Cegah Bulir Gabah Hitam dan Hampa

Cara mengusir hama walang sangit Leptocorisa oratorius saat fase padi matang susu menggunakan bangkai keong dan perangkap alami.

Oleh Arif PrabowoTerbit 4 menit bacapadi
Ilustrasi padi: Mengusir Hama Walang Sangit pada Padi: Cegah Bulir Gabah Hitam dan Hampa
Foto ilustrasi, bukan dokumentasi kasus di artikel ini.

Ketika hamparan sawah mulai merunduk dan mengeluarkan aroma wangi bulir padi muda yang sedang mengisi cairan tepung (fase matang susu), ancaman terbesar yang paling mencemaskan petani adalah serbuan Hama Walang Sangit (Leptocorisa oratorius).

Serangga ramping berkaki panjang yang mengeluarkan bau sangit menyengat saat terancam ini merusak dengan cara menusukkan stilet mulutnya ke dalam bulir gabah muda. Cairan karbohidrat susu yang seharusnya memadat menjadi beras disedot habis oleh walang sangit.

Akibatnya, bulir padi menjadi hampa total, atau jika terisi hanya menghasilkan beras retak dengan bercak noda coklat kehitaman (beras totol hitam) yang menurunkan rendemen giling dan menjatuhkan harga jual gabah di tingkat tengkulak.

Catatan Lapangan

Inti Sari Pembahasan (Key Takeaways)

  • Walang sangit menyerang paling ganas saat padi berada di fase matang susu (umur 65–85 HST).
  • Bekas tusukan stilet walang sangit membuka jalan masuk bagi infeksi jamur jelaga yang mengubah warna beras menjadi hitam pahit.
  • Kunci pengendalian tanpa racun kimia bertumpu pada perangkap bangkai beraroma busuk (keong mas / ikan busuk) dan tanam serempak.

Mengapa Walang Sangit Sangat Memilih Menyerang Sawah Tertentu?

Walang sangit adalah serangga penerbang ulung yang bermigrasi mengikuti aroma cairan malai padi:

  1. Pola Tanam Tidak Serempak: Sawah yang ditanam sendirian di luar jadwal tanam serempak kawasan desa akan menjadi sasaran empuk. Ribuan ekor walang sangit dari hamparan sawah sekeliling yang sudah dipanen akan berkumpul menyerbu satu petak sawah yang padinya baru keluar malai.
  2. Pematang Penuh Rumput Liar: Gulma rumput teki dan rumput bebekan (Echinochloa) di pematang sawah adalah tanaman inang pengganti tempat walang sangit bertahan hidup dan bertelur saat musim bera.

3 Trik Alami Ampuh Membasmi Walang Sangit Tanpa Racun Kimia

1. Pasang Perangkap Bau Bangkai Keong Mas / Ikan Busuk

Walang sangit memiliki kelemahan biologis terhadap aroma bangkai amis yang menyengat:

  • Kumpulkan keong mas sawah, hancurkan cangkangnya, lalu biarkan membusuk di dalam ember selama 1–2 hari hingga mengeluarkan aroma busuk menyengat.
  • Lumurkan bangkai keong mas busuk tersebut pada ujung bilah bambu atau botol plastik bekas yang ditancapkan di pematang sawah dengan ketinggian sejajar malai padi.
  • Hasilnya: Ribuan walang sangit dari tengah sawah akan terbang mengerubungi aroma bangkai di pematang pada pagi hari. Petani cukup membakar atau menyemprotkan insektisida pada tongkat pematang tersebut tanpa mencemari malai padi utama.

2. Semprotkan Ekstrak Daun Sirsak dan Tembakau

Buat ramuan insektisida nabati pengusir serangga:

  • Tumbuk 1 kg daun sirsak segar dan rendam bersama 1 ons tembakau rokok bekas dalam 5 liter air bersih selama 24 jam.
  • Kandungan senyawa annonain pada daun sirsak dan nikotin pada tembakau bersifat repelen (penolak aroma) dan racun kontak yang membuat walang sangit kehilangan nafsu makan dan kabur meninggalkan hamparan malai padi.

3. Bersihkan Gulma Pematang Sejak Fase Bunting

Dua pekan sebelum malai padi keluar, babat habis seluruh rumput liar di pematang sawah dan saluran irigasi. Memangkas rumput pematang akan menghilangkan tempat singgah walang sangit dan membiarkan angin berhembus bebas mengacaukan navigasi terbang serangga.


Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Pada jam berapa walang sangit paling aktif merusak bulir padi di sawah?
Walang sangit paling aktif mengisap bulir gabah pada pagi hari antara pukul 06.00 hingga 09.00 saat udara sejuk dan embun pagi masih menempel, serta sore hari setelah pukul 16.00. Di tengah hari saat terik matahari panas, walang sangit bersembunyi di pangkal rumpun padi yang teduh.

2. Apakah bulir padi yang sudah menguning keras masih bisa dirusak walang sangit?
Tidak. Ketika bulir padi sudah memasuki fase matang penuh dan kulit gabah mengeras menguning (umur di atas 85 HST), stilet mulut walang sangit tidak mampu lagi menembus kulit gabah. Hama ini akan terbang meninggalkan sawah mencari pertanaman padi lain yang masih muda.

3. Mengapa tidak boleh menyemprot insektisida kimia berbau tajam saat malai sedang mekar bunga?
Penyemprotan larutan kimia di pagi hari saat bunga padi sedang membuka penyerbukan dapat membasahi tepung sari, menyebabkan tepung sari mati mandul dan memicu bulir padi menjadi gabah hampa tanpa isi.

Langkah berikutnya di lahan

Rujukan ilmiah untuk artikel ini sedang dilengkapi.

Tentang penulis

Arif Prabowo · Konsultan Pertanian Senior

Lebih dari 8 tahun di bidang pertanian dan riset; kini sales dan konsultan produk Agritani.

WhatsApp Agritani (membuka tab baru)Lihat profil

Produk untuk padi

Produk lain: AussieBENSU

Ikuti selalu dosis pada label kemasan.