Lewati ke konten utama
AgritaniPortal Pertanian

Peran Mikronutrien Seng Zn Cegah Kerdil Padi Sawah

Pentingnya mikronutrien seng Zn dalam mencegah kerdil tanaman padi sawah, memperbaiki biosintesis auksin, dan rekomendasi aplikasi pupuk ZnSO4.

Oleh Arif PrabowoTerbit 3 menit bacapadi
Ilustrasi padi: Peran Mikronutrien Seng Zn Cegah Kerdil Padi Sawah
Foto ilustrasi, bukan dokumentasi kasus di artikel ini.

Di berbagai kawasan persawahan irigasi teknis yang lahannya terus-menerus tergenang air sepanjang tahun, petani sering menjumpai anomali pertumbuhan pada tanaman padi umur 2 hingga 4 minggu setelah tanam: bibit padi tidak mau bertambah tinggi, anakan baru tidak kunjung tumbuh, dan helai daun bagian bawah dipenuhi bercak-bercak kecil berwarna cokelat kemerahan atau karat tembaga. Sebagian petani menduga gejala ini disebabkan oleh serangan penyakit jamur atau racun herbisida, lalu menyemprotkan fungisida mahal yang tidak menyelesaikan masalah sama sekali.

Masalah mendasar tersebut sesungguhnya adalah Defisiensi Mikronutrien Seng (Zinc / Zn), salah satu kelaparan hara mikro paling meluas di lahan sawah tergenang anaerobik di Indonesia.

1. Fungsi Vital Seng dalam Fisiologi Tanaman Padi

Meskipun digolongkan sebagai unsur hara mikro yang diserap dalam jumlah satuan gram per hektare, seng memegang kendali vital dalam proses biokimia utama:

  1. Prekursor Biosintesis Hormon Auksin (IAA): Seng adalah kofaktor esensial bagi enzim pembentuk asam amino L-triptofan, yang merupakan bahan baku utama sintesis hormon auksin (indole-3-acetic acid). Bila tanaman kekurangan seng, kadar auksin merosot tajam sehingga pembelahan dan pemanjangan sel terhenti, menyebabkan tanaman padi tumbuh kerdil membantat.
  2. Katalisator Enzim Karbonik Anhidrase: Enzim ini berperan mempercepat konversi karbondioksida menjadi ion bikarbonat di kloroplas daun selama fotosintesis. Defisiensi seng mengacaukan penangkapan karbon, memicu klorosis parah dan penurunan akumulasi pati.
  3. Integritas Membran Sel Akar: Seng bertindak sebagai penstabil struktur lipid pada membran sel perakaran tanaman, mencegah kebocoran zat terlarut yang dapat memikat mikroba pembusuk akar.

2. Mengapa Lahan Sawah Sering Kekurangan Seng?

Kelangkaan seng di lahan sawah bukan semata-mata karena ketiadaan unsur tersebut di dalam tanah, melainkan akibat kondisi hidrologis dan manajemen kimiawi:

  • Penggenangan Air Terus-Menerus: Kondisi anaerobik (kedap udara) memicu penurunan potensial redoks tanah. Hal ini merangsang ion seng (Zn2+Zn^{2+}) bereaksi dengan sulfida membentuk seng sulfida (ZnSZnS) yang sangat sulit larut dalam air, sehingga tidak dapat diserap akar padi.
  • Penggunaan Pupuk Fosfat (SP-36 / TSP) Berlebihan: Petani yang memberikan pupuk fosfat dalam dosis berlebihan memicu pengendapan seng fosfat [Zn3(PO4)2Zn_3(PO_4)_2] yang mengikat unsur seng di lapisan atas tanah.
  • Tanah Berkapur dan pH Tinggi: Pada tanah sawah berkapur dengan pH di atas 7,5, ketersediaan seng menurun drastis karena terikat oleh kalsium karbonat.

3. Protokol Penanganan dan Dosis Aplikasi Pupuk Seng

Untuk memulihkan tanaman padi yang mengalami defisiensi seng dan mencegah kegagalan anakan:

  • Aplikasi Tanah Dasar Menggunakan Seng Sulfat (ZnSO4ZnSO_4): Pada petak sawah yang memiliki riwayat tanah kerdil seng, tebarkan pupuk seng sulfat heptahidrat (ZnSO4⋅7H2OZnSO_4\cdot 7H_2O) dengan dosis 15 hingga 20 kilogram per hektare bersamaan dengan pemupukan dasar sebelum bibit ditanam.
  • Penyemprotan Daun Darurat (Foliar Spray): Bila gejala bercak cokelat karat dan kerdil sudah telanjur muncul di lapangan pada umur 15-20 HST, segera semprotkan larutan seng sulfat atau seng kelat (Znext−EDTAZn ext{-EDTA}) konsentrasi 1,5 gram per liter air (sekitar 20 hingga 25 gram per tangki 16 liter) secara merata ke seluruh daun. Lakukan penyemprotan dua kali dengan interval 7 hari.
  • Perlakuan Benih (Seed Treatment): Rendam benih padi sebelum disemai ke dalam larutan seng kelat 0,5% selama 12 jam untuk membekali bibit muda dengan cadangan seng yang melimpah saat awal pertunasan.

Langkah berikutnya di lahan

Rujukan ilmiah untuk artikel ini sedang dilengkapi.

Tentang penulis

Arif Prabowo · Konsultan Pertanian Senior

Lebih dari 8 tahun di bidang pertanian dan riset; kini sales dan konsultan produk Agritani.

WhatsApp Agritani (membuka tab baru)Lihat profil

Produk untuk padi

Produk lain: AussieBENSU

Ikuti selalu dosis pada label kemasan.